Seni Perempuan Pekerja, Sebut Saja Begitu

...aku merasa menjadi perempuan egoistis sedunia.

...aku merasa menjadi perempuan egoistis sedunia.

Sekarang tujuanku adalah Lapangan Sastra, tempat yang sudah berhasil menjayakan namaku.

Semua itu untuk keluarganya.

Aku akan mengatakan ini kepadamu, dan karena mungkin kau juga mengidap penyakit seperti yang aku rasakan, maka aku akan menyarankan agar kau tak menyantap sarapan pagi dengan ayam geprek lima belas cabai, ditambah kobis goreng sebagai pelengkap makan dan dua…

Dia sudah jadi teman sekamar yang baik, masa aku tidak mau menjadi teman sekamar yang baik juga untuknya?

Orang-orang di kotaku lebih sering memanggilku dengan sebutan si Gadis Hujan.

Sumber foto: Kompasiana.com Keesokannya, hujan mengguyur desa kami tanpa henti dari pagi sampai siang. Datangnya hujan tersebut secara tidak langsung mematikan sementara koneksi internet yang sejak awal memang sudah sekarat. Membuat ponsel pintarku sama sekali tidak berguna kecuali untuk bermain…

Sumber foto: Rumah kecil warisan Abah sekarang sudah dibangun berpondasi tembok yang dicat putih—meskipun di beberapa bagian telah mengelupas catnya—dan beratapkan asbes. Kakak-kakakku masih belum mampu membeli genteng, sedangkan cat rumah sendiri diberikan majikan kakak sulungku yang kebetulan habis…