Category Cerpen

Vide et Crede Vicious

Oleh: Robi Afrizan Saputra (Sastra Indonesia 2014) Gara-gara uang 500 rupiah nenek bungkuk itu berjalan kira-kira sejauh 5 km. Tongkat kayu lapuknya hampir patah. Tangkainya digerogoti rayap-rayap setan. Belum lagi sejumlah ijuk di punggung yang membuatnya bertambah bungkuk. Tampaklah ia…

Menunggu Hujan

Bus berhenti. Rintik hujan membuat seorang lelaki menaiki bus itu dengan sedikit berlari. Ia tidak membawa tas atau semacamnya. Ia hanya membawa sebuah buku. Buku yang terlihat kumal dan kini tampak basah di satu sisi, akibat melindungi kepala lelaki itu…