Teman Sekamar

Dia sudah jadi teman sekamar yang baik, masa aku tidak mau menjadi teman sekamar yang baik juga untuknya?

Dia sudah jadi teman sekamar yang baik, masa aku tidak mau menjadi teman sekamar yang baik juga untuknya?

Orang-orang di kotaku lebih sering memanggilku dengan sebutan si Gadis Hujan.

Sumber foto: Kompasiana.com Keesokannya, hujan mengguyur desa kami tanpa henti dari pagi sampai siang. Datangnya hujan tersebut secara tidak langsung mematikan sementara koneksi internet yang sejak awal memang sudah sekarat. Membuat ponsel pintarku sama sekali tidak berguna kecuali untuk bermain…

Sumber foto: Rumah kecil warisan Abah sekarang sudah dibangun berpondasi tembok yang dicat putih—meskipun di beberapa bagian telah mengelupas catnya—dan beratapkan asbes. Kakak-kakakku masih belum mampu membeli genteng, sedangkan cat rumah sendiri diberikan majikan kakak sulungku yang kebetulan habis…
Oleh: Nigina Auliarachmah Hari sudah menjelang sore ketika lelaki itu sampai di depan gapura sebuah kampung. Mobil elf yang dia tumpangi beberapa detik lalu telah melaju kembali dengan cepat. Dengan perasaan yang campur aduk, dia mulai melangkahkan kakinya memasuki kampung…

Hari ini cerah, aku kira akan ada badai nanti sore, tapi sepertinya hanya dugaanku saja. Namaku Man saat ini, namun saat kecil namaku Son, nama kecil yang keren, bukan? Mungkin saat tua nanti namaku menjadi Old Man, entahlah. …
Karya: Riswanto (Sastra Indonesia 2015) Kehadiranmu kali ini disambut dengan suka cita, bahkan manager kafe menyalamimu begitu tahu pelanggan setianya telah kembali. Betapa tidak, mereka mengakrabi rutinitas kunjunganmu menjelang akhir pekan: kamu akan datang tepat pukul 5 petang, berhenti sejenak…
Memang ada saja yang menarik selain perempuan-perempuan muda yang bersolek pada upacara penerimaan murid baru. Pagi itu, sebelum nasi sempat ditanak oleh ibu-ibu rumah tangga, seorang pemuda berlari memecah udara. Pemuda itu nampak seperti bayang-bayang. Di belakangnya beberapa orang tanpa…