Lapangan Sastra dan Bulan Februari

Sekarang tujuanku adalah Lapangan Sastra, tempat yang sudah berhasil menjayakan namaku.
Rubrik sastra dan resensi berisi karya-karya cerpen, puisi juga resensi lhoo. Cocok banget buat temen-teman yang suka merekomendasikan buku, film ataupun musik dan nulis-nulis karya sastra. Daripada cuman disimpan, kalian bisa kirim ke Pena Budaya dan jadi salah satu kontributor di rubrik ini!!

Sekarang tujuanku adalah Lapangan Sastra, tempat yang sudah berhasil menjayakan namaku.

namanya Moral,
dia lahir sehari setelah
Dogma.

Semua itu untuk keluarganya.

Aku akan mengatakan ini kepadamu, dan karena mungkin kau juga mengidap penyakit seperti yang aku rasakan, maka aku akan menyarankan agar kau tak menyantap sarapan pagi dengan ayam geprek lima belas cabai, ditambah kobis goreng sebagai pelengkap makan dan dua…

Tapi perasaanmu padaku sejauh si almamater kuning perbatasan dengan biru dongker pindah gedung.

Dia sudah jadi teman sekamar yang baik, masa aku tidak mau menjadi teman sekamar yang baik juga untuknya?

Orang-orang di kotaku lebih sering memanggilku dengan sebutan si Gadis Hujan.

Sumber foto: Kompasiana.com Keesokannya, hujan mengguyur desa kami tanpa henti dari pagi sampai siang. Datangnya hujan tersebut secara tidak langsung mematikan sementara koneksi internet yang sejak awal memang sudah sekarat. Membuat ponsel pintarku sama sekali tidak berguna kecuali untuk bermain…