Sekumpulan Raga yang Meringkuk, Sehimpun Puisi Naulia Zahra

Sehimpun Puisi Naulia Zahra
Rubrik sastra dan resensi berisi karya-karya cerpen, puisi juga resensi lhoo. Cocok banget buat temen-teman yang suka merekomendasikan buku, film ataupun musik dan nulis-nulis karya sastra. Daripada cuman disimpan, kalian bisa kirim ke Pena Budaya dan jadi salah satu kontributor di rubrik ini!!

Sehimpun Puisi Naulia Zahra

Sekarang, setelah aku membuat mereka semua mendapatkan waktu istirahat yang sepantasnya mereka dapatkan....

Kau bertanya: "Mengapa penyesalan tak pernah datang tepat waktu? Sementara hitamnya lubang hitam memancarkan radiasi kepada waktu—yang mencair dalam ruang dan lukisan Salvador DalĂ."

Kita bahkan tidak pernah tahu kehidupan akan berjalan seperti apa. Saat kita melampiaskan sesuatu dengan banyak alasan, saat itu kita tidak tahu apa yang sebenarnya kita inginkan.

Di tempat ini tak ada setan, setan ada di dalam diri kalian, bukan dari dunia gaib.

Adakah rumah saat
aku pulang?

...aku merasa menjadi perempuan egoistis sedunia.

Sekarang tujuanku adalah Lapangan Sastra, tempat yang sudah berhasil menjayakan namaku.