Tag pena budaya

Sebuah Pesan dari Mereka yang Direndahkan

Sabtu pagi ini (2/4), saya berkesempatan meliput kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang diadakan oleh Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Padjadjaran (Unpad). Kegiatan itu sendiri ditujukan pada civitas Unpad dengan sasaran utamanya ialah petugas Kebersihan, Kerapian, dan Kenyamanan Lingkungan (K3L) dan…

Kaulah Akarnya

Oleh Siti Nurul Wahidah (Sastra Jepang 2013)   Tak perlu kau embuskan maya itu lagi Lewat irama tubuh yang buatku melambung Dan seketika seakan kau hempas kerasku ke bumi pijak ini Mengilu rasanya sela-sela nadiku Ini lebih menyakitkan! Jika senja…

GAJI TELAT, SATPAM UNPAD GELAR DEMONSTRASI

Jatinangor (15/02) Ada yang tidak biasa dengan pagi hari ini di kampus Unpad Jatinangor. Puluhan satpam Unpad Jatinangor berkumpul di lapangan parkir asrama 2 Padjadjaran. Para satpam ini berkumpul untuk menyampaikan aspirasi dan mempertanyakan kejelasan atas gaji mereka yang belum…

Aku Ingin Pulang

Puisi: Amelia Rahma (Sastra Indonesia 2014) “Engkau ingin pulang?” “Rebahkan sayap dan menarilah” Jangan terbang! Cukup menari seakan kerlip bintang mengiringi “Aku ingin pulang?” “Ya dibasuh gradasi senja aku mengusang” Hanya membawa pena yang disisip di telinga Tanpa warna tanpa…

Aku Memiliki Keyakinan?

Beberapa masalah yang dikaitkan dengan keyakinan seringkali muncul sebagai objek yang berkepanjangan. Keyakinan yang seharusnya dimiliki sebagai objek pribadi,  menjadi kabur dan membias manakala aturan Agama yang bermain. Hal ini disebabkan karena keyakinan yang kuat sudah tertanam dan mendoktrin sejak…

TAHUN BARU, FIB BARU

Tidak terasa, saat ini sudah menginjak tahun 2016 Masehi. Ditandai dengan meriahnya perayaan tahun baru beberapa waktu lalu disetiap tempat baik itu di dalam mauapun luar negeri. Dengan bergantinya tahun 2015 kepada tahun 2016, diharapkan dapat mengintropeksi atas apa yang…

Tapak Dara

Tanpa menangis, air mata bisa mengucur deras Kesedihanku seperti tapak dara yang tertindas dan tergilas Sewaktu dulu pengharapan tak pernah jauh Sekarang semua menjelma hitam padam tak bersekam Seperti aku yang kini kalah dengan keadaan, engkau menang dengan caramu mengacuhkan aku