Lapangan Sastra dan Bulan Februari

Sekarang tujuanku adalah Lapangan Sastra, tempat yang sudah berhasil menjayakan namaku.

Sekarang tujuanku adalah Lapangan Sastra, tempat yang sudah berhasil menjayakan namaku.

Semua itu untuk keluarganya.

Aku akan mengatakan ini kepadamu, dan karena mungkin kau juga mengidap penyakit seperti yang aku rasakan, maka aku akan menyarankan agar kau tak menyantap sarapan pagi dengan ayam geprek lima belas cabai, ditambah kobis goreng sebagai pelengkap makan dan dua…

Dia sudah jadi teman sekamar yang baik, masa aku tidak mau menjadi teman sekamar yang baik juga untuknya?
Oleh Dzikri Maulana (Sastra Indonesia 2015) “Di sisi jendela kamar, aku diam-diam berkelahi bersama perasaan, bersama hempasan angin malam,hingga akhirnya pergi mencari jawaban tentang rembulan dan cinta” Dengan sekotak kado berwarna jingga serta disisipi sebuah surat kecoklatan, kukirim kepadamu sebuah…