Tag Puisi

Retak

Mungkin kalanya “kita” memang tak semestinya sejiwa Menentang batas-batas takdir Memaksa keadaan Satu tangkai bunga  Semakin layu Ringkih  Gugur Hilang Abstrak  Api pun padam Bersama sisa-sisa (r)asa Tenggelam Mungkin sekarang, satu kesempatan Mungkin kalanya “kita” tak harus berjuang sejauh ini…

Rengkuh

Rengkuh diriku,  meski harus melalui hancurnya sebuah bintang  Meski jari manis ini tidak bisa bertaut karena terlampau ringkih  Kubilang, rengkuhlah raga ini  Yang terlalu banyak menyimpan kegamangan  Dari bait-bait yang hanya mencapai ujung lidah  Dari kasih yang kerap bermuara di…

Sebatas Lengkara

Seindah apa pun sesuatu, ia hanya berhenti pada tataran rupa dan tidak menyentuh makna yang lebih dalam. Kita hanya sampai pada tahap mengagumi, tidak dapat memiliki; sebatas keindahan yang tidak jadi kenyataan. Sekalipun rasa itu nyata, ia tak mampu didefinisikan…

Atas Nama Diri

–Kumpulan Puisi Euis Indrawati Hidup tak pernah benar gelapselegam hitamtak juga benar cerah, sebersih putih Barangkali hidup adalah undak-undak bernama masamaka pada tingkatnya yang kesekian, saya hidup legaesok lagi saya lantang mendiktenya diterjang jalan terang itupolos tanpa sehelai ragumenemui pelarian paling rahasiayang…

Biru Membiru

Puisi-puisi ini menggambarkan hubungan manusia dengan alam, melalui simbol-simbol untuk menyampaikan pesan—sarat makna emosional juga eksistensial. Mencerminkan kecemasan terhadap ketidakseimbangan politik dan perubahan besar yang mengancam keteraturan hidup. Kumpulan puisi Nazwa Sakha Sabita Ibu Laut adalah ibuPenyimpan kenanganPerawat manusiaSumber takutnya…

Simulakra Diri

Puisi-puisi dalam kumpulan ini lahir dari pergulatan sunyi antara suara batin dan riuh dunia. Ia adalah cermin yang retak—memantulkan serpih-serpih identitas, kenyataan yang dibentuk oleh suara di luar diri, dan pertanyaan-pertanyaan yang tak selalu butuh jawaban. Lewat metafora dan imaji,…

Trilogi Negeri +62

1 Situasi saat ini kembali pada masanya Masa dimana korupsi merajalela Dan mereka yang seharusnya bertindak tak bisa melakukan apa-apa Karena dikebiri kebebasannya oleh orang yang terancam karenanya Mereka yang berkata kebenaran dengan lantang Tetapi disambut oleh tembakan laras panjang…