Menjadi mahasiswa FIB nggak rugi-rugi amat kok. Ada beberapa hal dari fakultas ini yang bisa membuat kita bersyukur dan berbangga (dikit), xixixi.
fib
-
-
Di mana ada kucing FIB, di situ ada Sastra Neko-chan~
-
Menjadi sesuatu yang ironi apabila UKT dibayarkan secara penuh tetapi permasalahan yang terjadi semenjak awal perkuliahan seakan terjadi berulang bahkan hingga setahun kemudian tanpa ada tindak lanjut dari pihak pemangku kebijakan di tingkat fakultas atau universitas.
-
Berdasarkan fakta di lapangan, saya berpikir, lantas buat apa ada UKM olahraga kalau UKM-UKM itu pun tak dikelola dengan baik dan benar? Ngapain sih tetap maksain ada UKM olahraga kalau cuma nambah beban Departemen Minat dan Bakat?
-
Lalu, sebenarnya FIB itu bagaimana? Apakah dosen-dosennya puitis? Apakah Blue Stage memang seluas itu?
-
Di UKM Universitas saya sama sekali tak mengalami masalah yang mengganggu. Di fakultas, mulai saya bertanya-tanya, apakah FIB ini adalah tempat yang tepat untuk atlet (seperti saya)?
-
BEM Gama FIB Unpad melalui Departemen Kajian dan Aksi Strategis mengadakan diskusi pertama yang mengangkat tema “Demokrasi di Media Digital”.
-
Toilet FIB yang satu ini sudah berusaha sebaik-baiknya, dan sehormat-hormatnya, untuk jadi toilet yang baik.