Category Puisi

Aku Ingin Pulang

Puisi: Amelia Rahma (Sastra Indonesia 2014) “Engkau ingin pulang?” “Rebahkan sayap dan menarilah” Jangan terbang! Cukup menari seakan kerlip bintang mengiringi “Aku ingin pulang?” “Ya dibasuh gradasi senja aku mengusang” Hanya membawa pena yang disisip di telinga Tanpa warna tanpa…

Musim Jatuh Cinta

Disini, Nun, di tempat ini Musim tak lagi Cuma penghujan Iya, jatuh cinta Jatuh cinta seolah menjadi musim baru   Orang-orang seperti latah atau mengikuti tren Atau barangkali memang musimnya Kau bisa menemukan orang jatuh cinta disetiap sudut Di lorong,…

Tapak Dara

Tanpa menangis, air mata bisa mengucur deras Kesedihanku seperti tapak dara yang tertindas dan tergilas Sewaktu dulu pengharapan tak pernah jauh Sekarang semua menjelma hitam padam tak bersekam Seperti aku yang kini kalah dengan keadaan, engkau menang dengan caramu mengacuhkan aku

Keikhlasan Perempuan Penulis Sajak

Seperti embun di pagi hari Yang perlahan menghampiri daunnya Aku bahkan hanya seperti debu yang ditiup lalu terbang ke mana saja Mencari kamu yang sulit untuk kutebak degupmu untuk siapa   Aku hanya lapang yang ikhlas Menikmati jalanmu yang semakin…

TAK TERATASI DARI LUKA LAMPAU

Oleh Julisa Yarni (Sastra Indonesia 2015) Kau suguhkan padaku pemantik api yang membakar gelora rasa di musim-musim hatiku Kita pun menari ikuti pancaran cahaya pelangi Hingga gelombang waktu temukanmu Kau beranjak perlahan dari pelataran Aku tahu Ku kan bermain dengan…

Hujan Aku Menunggu

(Oleh: Yunita Amelia Rahma) Malam mencakar bibir Limbik terpenuhi rasa Menatap gelisah Diukir sanggahan “Petang menjadi buram Matari tuak kehidupan” Aku merindu Ya, aku mengusang Menutup senyuman Duduk dekat pintu seraya menyapa “Bulan, kau menghela” Tirai-tirai bersedekah Membuka tiap kata…

Jeritan Kunci Bisu

Oleh : Fauziah Sri Rachma Ilustrator : Natalie Amadea Kami yang terbuang pada lubang kebiadaban Kami yang tersiksa pada lubang kegelapan Kami yang terhina pada lubang ketidakpastian Berikan kami keadilan Andai ruang tak tersusun hampa Andai jendral tak menyibak suara…