Category Sastra

Rubrik sastra dan resensi berisi karya-karya cerpen, puisi juga resensi lhoo. Cocok banget buat temen-teman yang suka merekomendasikan buku, film ataupun musik dan nulis-nulis karya sastra. Daripada cuman disimpan, kalian bisa kirim ke Pena Budaya dan jadi salah satu kontributor di rubrik ini!!

Kepada Aksara, tentang Kata yang Belum Tereja Olehnya

Dini hari rupanya masih mau berkompromi denganku. Angin pun berhembus ke seluruh penjuru kamar tanpa menyisakan ruang sedikitpun. Semua dipenuhi olehnya. Menyesakkan atau menyegarkan, itu bergantung pada penghirupnya bukan? Dan aku lebih memilih menjadikannya sebagai hal yang menyegarkan.   Hai. Aku sengaja menulis…

Keikhlasan Perempuan Penulis Sajak

Seperti embun di pagi hari Yang perlahan menghampiri daunnya Aku bahkan hanya seperti debu yang ditiup lalu terbang ke mana saja Mencari kamu yang sulit untuk kutebak degupmu untuk siapa   Aku hanya lapang yang ikhlas Menikmati jalanmu yang semakin…

Vide et Crede Vicious

Oleh: Robi Afrizan Saputra (Sastra Indonesia 2014) Gara-gara uang 500 rupiah nenek bungkuk itu berjalan kira-kira sejauh 5 km. Tongkat kayu lapuknya hampir patah. Tangkainya digerogoti rayap-rayap setan. Belum lagi sejumlah ijuk di punggung yang membuatnya bertambah bungkuk. Tampaklah ia…

TAK TERATASI DARI LUKA LAMPAU

Oleh Julisa Yarni (Sastra Indonesia 2015) Kau suguhkan padaku pemantik api yang membakar gelora rasa di musim-musim hatiku Kita pun menari ikuti pancaran cahaya pelangi Hingga gelombang waktu temukanmu Kau beranjak perlahan dari pelataran Aku tahu Ku kan bermain dengan…

Hujan Aku Menunggu

(Oleh: Yunita Amelia Rahma) Malam mencakar bibir Limbik terpenuhi rasa Menatap gelisah Diukir sanggahan “Petang menjadi buram Matari tuak kehidupan” Aku merindu Ya, aku mengusang Menutup senyuman Duduk dekat pintu seraya menyapa “Bulan, kau menghela” Tirai-tirai bersedekah Membuka tiap kata…

Menunggu Hujan

Bus berhenti. Rintik hujan membuat seorang lelaki menaiki bus itu dengan sedikit berlari. Ia tidak membawa tas atau semacamnya. Ia hanya membawa sebuah buku. Buku yang terlihat kumal dan kini tampak basah di satu sisi, akibat melindungi kepala lelaki itu…

Jeritan Kunci Bisu

Oleh : Fauziah Sri Rachma Ilustrator : Natalie Amadea Kami yang terbuang pada lubang kebiadaban Kami yang tersiksa pada lubang kegelapan Kami yang terhina pada lubang ketidakpastian Berikan kami keadilan Andai ruang tak tersusun hampa Andai jendral tak menyibak suara…