Mengapa Ijazah Sukar diambil?

(Ilustrasi: Wulan Sari)

(Ilustrasi: Wulan Sari)

Ijazah merupakan salah satu bukti kelulusan seseorang dari lembaga pendidikan. Ijazah juga dibutuhkan mahasiswa yang sudah lulus sebagai syarat pokok untuk melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi atau melamar pekerjaan pada suatu instansi.

Pada umumnya ijazah tidak langsung diberikan setelah wisuda. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor yang menjadi kendala mengapa ijazah lama diberikan. Menurut Pak Entang selaku pihak SBA yang mengurus bagian transkip nilai kelulusan “Sebenarnya yang menjadi kendala itu ada di mahasiswa, kalau dari pihak SBA-nya sendiri tidak lama kalau mahasiswanya sudah melengkapi semua persyaratannya”. Salah satu syarat agar ijazahnya segera dicetak dan diproses di antaranya adalah sudah melengkapi seluruh peryaratan dan sudah mengonfirmasi proses cetak ijazah di halaman PAuS ID.

Menurut Lulu M.Firdaus, Sastra Sunda 2011, dia memang belum mendapatkan ijazah karena ada salah satu nilai matakuliah yang belum keluar, dan diperkirakan baru keluar bulan Desember 2015. Selain kendala dari mahasiswa, terdapat kendala yang lain, adalah tanda tangan dari pihak dekanat dan rektorat yang diproses terlalu lama yaitu ketika ijazah sudah siap, maka harus ditandatangani oleh Dekan dan Wakilnya serta Ketua Prodi dan Wakil Ketua Prodi. Belum lagi dari rektorat yang harus ditandatangani oleh Rektor dan wakilnya. Kuantitas ijazah yang banyak, menjadi penyebab utama terhambatnya pengambilan ijazah untuk Mahasiswa. Menurut Pak Harun yang mengurus ijazah Fakultas Ilmu Budaya, “Kalau dari pihak dekanat dan rektoratnya sudah keluar, maka dari bagian fakultasnya juga tinggal mencetak”.

Bagi mahasiswa sendiri, ijazah sangat diperlukan untuk melamar pekerjaan. Namun, biasanya beberapa perusahaan mentolerir fresh graduate ,dan bisa memakai SKL (Surat Keterangan Lulus) sebagai pengganti ijazah sementara. (Karina Audia, Rima Karimah)

0

Komentar