Belajar Jatuh Cinta Bersama Sejarah

Pekan Sejarah 2

Selama 4 hari berturut-turut mulai tanggal 26 sampai 29 November 2014, Himpunan Mahasiswa Sejarah Unpad mengadakan acara Pekan Sejarah. Acara perdana yang berlangsung secara kontinyu di area aula PSBJ FIB Unpad ini mengusung tema “Bersama Sejarah Kita Belajar Jatuh Cinta” yang mengutip dari perkataan Kuntowijoyo. Rangkaian acara terdiri atas pesta rilis buku, diskusi, layar tancep, bedah film, pagelaran wayang serta hiburan malam.

Pada Rabu pagi, 26 November 2014, acara Pekan Sejarah hari pertama sesi 1 dibuka dengan Pesta Rilis Buku “Malaikat Lereng Tidar” dan berbincang bersama Remy Sylado. Novel yang ditulis oleh Remy masih berkaitan dengan sejarah. “Novel yang saya tulis ini 100% imajinasi dan 100% bertolak pada sejarah,” ujar Remy Sylado saat bercerita tentang novel terbarunya.

Pesta Rilis Buku ini mendapat tanggapan positif dari mahasiswa. Satu diantaranya adalah Endah Nurhamidah, Sastra Perancis 2012. Penggemar Remy Sylado ini mengaku tertarik sekali mengikuti pesta rilis buku. “Acaranya bagus banget, dari dulu emang udah suka karya Remy Sylado”, ucapnya sambil membawa novel Malaikat Lereng Tidar yang baru saja ditandatangani oleh Remy Sylado.

mtf_pJiNE_169

Tidak hanya pesta rilis buku, Pekan Sejarah juga menghadirkan diskusi “Kultur anak muda di Bandung” bersama Frans Ari Prasetyo dan Syarif Maulana pada siang hari. Malam harinya di pelataran aula PSBJ digelar layar tancap film tahun 1978 dengan judul “Mat Peci : Penjahat Legendaris.”

Kamis (27/9), Pekan Sejarah menggelar bedah film “Neo Reizen Wij Naar Indie (1983)” bersama Miftahul Falah, staff pengajar jurusan Ilmu Sejarah Unpad. Dilanjutkan dengan diskusi “Bangunan Kolonial di Bandung dan Kaitannya dengan Wisata Kesejarahan. Keesokan harinya, Pesta rilis buku “Arjuna dan Lidahnya” karya Laksi Pamuntjak di adakan di aula PSBJ pada pukul 09.00 sampai 12.00. Dilanjutkan dengan diskusi “Peninggalan Etnis di Bandung” bersama Komunitas Tionghoa di Bandung.

history week

Sebagai penutup, pada Sabtu (28/9), berlangsung Seminar Nasional “Masihkan Bandung Kota Parijs van Java” bersama Reiza D. Dienaputra. Malam harinya dilanjutkan dengan suguhan pementasan seni musik dan teater yang bertempat di Blue Stage FIB Unpad. Pada malam seni ini tampil sejumlah band seperti Blue Rose, El Karmoya, Uwa and Sastrafara, serta Olegun and the Gobs. Suguhan teater bertema sejarah ditampilkan oleh Teater Djati yang membawakan kisah tentang Laswi, pahlawan wanita asal Bandung.

Ketua pelaksana Pekan Sejarah 2014, Muhammad Fadhlullah Al-Kimari berharap mahasiswa dapat aktif lagi di bidang intelektual serta mengenal sejarah bangsa agar lebih mencintai bangsa sendiri.

Komentar