Puncak H2S: Salam Banyak Sastra!

Setelah sebelumnya dilaksanakan beberapa rangkaian acara, Hari-Hari Sastra (H2S) mencapai puncak rangkaiannya pada malam minggu lalu (16/11) di Blue Stage Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Padjadjaran, Acara hiburan bagi mahasiswa sastra Unpad ini dimeriahkan oleh Saman Sastra, FIBrator, Les Cantores, Clef dan Mojito, D.O.G, Grunte, Berlin Berlin, Oleboy, Breh and The Bangsat, Seglass, Saturday Night Karaoke, Biduan Sabi Wawiw,  dan Olegun Gobs. Selain acara utama, ada juga rumah hantu yang berlokasi di Gedung C, Tarot, dan Photobooth.

 “Hari-Hari Sastra merupakan hajatan anak FIB, harapannya, semua mahasiswa FIB bisa ikut memeriahkan H2S dan merasa senang dengan rangkaian acaranya,” ujar Kintan selaku ketua panitia acara dua tahunan ini.

Saat pintu masuk dibuka pukul 15.00, beberapa mahasiswa langsung menghampiri Blue Stage, ada yang datang sendiri dan ada yang bersama teman-temannya. Terdapat beberapa tenant seperti Warung Abah, Malabar, Siomay, Nyuci Dong dan beberapa stand lainnya. Masyarakat FIB yang ikut memeriahkan acara, mulai ramai berdatangan pada pukul 16.30.

 Mereka memiliki alasan tersendiri untuk hadir di acara H2S. “Kalau saya sih sebagai maba, datang kesini karena penasaran sama acaranya, yang paling saya tunggu Olegun sama Uus,” ujar Dafa yang berasal dari Sastra Jepang 2019. Lain lagi bagi Nuri dari Sastra Jerman 2018, baginya acara ini bisa jadi pelarian dari hiruk-pikuk perkuliahan, “bagusnya acara H2S bisa menghibur mahasiswa yang lagi lieur, aku sih nunggu FIBrator dan Uus sih, acaranya diadain dua tahun sekali udah cukup menurutku, jadi kaya berharga banget gitu loh rasanya.”

Pada pukul 19.30, Uus yang menggunakan jaket jingga Dragon Balldatang ke atas panggung dan semakin memeriahkan acara. Banyak penonton yang tertawa dan terhibur oleh banyolan Uus dan cerita-ceritanya tentang sastra yang pernah menjadi kampusnya dulu.

Olegun Gobs tampil membawakan lagu-lagu mereka. (Foto oleh Ananda Bintang)

Semakin malam acara semakin meriah, Uus memberikan satu tiket kamar hotel untuk penonton yang beruntung. Penampilan dari para bintang tamu juga membuat malam semakin hangat, penampilan biduan juga sukses membuat penonton berjoged di depan panggung. Rangkain puncaknya, Olegun sukses membuat H2S semakin pecah. Meskipun sempat terjadi kendala listrik mati saat penampilan Olegun, hal tersebut tak menyurutkan antusias dan semangat penonton untuk kembali berjoget ria.

Uus menjadi MC di acara H2S. (Foto oleh Ananda Bintang)

Acara yang baru selesai sekitar pukul 23.00 malam ini diapresiasi oleh legenda FIB: Atep. Seorang yang sering menjadi tempat keluh kesah anak-anak sastra tentang kehidupan dan perkuliahannya, termasuk bagi Uus sendiri. “Acaranya berhasil, sukses, salut buat panitia, ngadain acara sebesar ini tanpa sponsor,” ujar Atep yang selalu menggunakan topi khasnya. Sementara itu, Uus mengapresiasi acara H2S yang menurutnya bisa mempersatukan sastra yang beragam. Uus menambahkan seharusnya slogan yang digaungkan bukanlah “Salam Satu Sastra” namun lebih tepat jadi “Salam Banyak Sastra.”

Uus saat diwawancarai setelah selesai acara H2S. (Foto oleh Ananda Bintang)

“Untuk anak sastra tetap bisa menerima siapapun yang masuk sastra walaupun orang merendahkan sastra,” ujar Uus. Ia berharap agar lingkungan sastra tetaplah menjadi lingkungan yang heterogen dan tetap jadi “tongkrongan”. Menurutnya, lingkungan yang heterogen tersebut akan membentuk karakter anak-anak sastra yang toleran dan biasa dengan perbedaan setelah lulus. Sementara lingkungan “tongkrongan” akan menjadikan anak-anak sastra lebih memahami kondisi sosial di sekitarnya, begitu menurutnya yang baru pertama kali diundang di acara H2S semenjak menjadi seorang public figure. (Naul & Bintang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *