Penampilan salah satu bintang tamu di acara Fesbukan7. Foto : Munawaroh

Minggu (07/10) kemarin, Himpunan Mahasiswa Sastra Jepang Unpad mengadakan Festival Budaya dan Pendidikan ke-7 (Fesbukan7) di Pusat Studi Bahasa Jepang, Universitas Padjajaran.

Dimulai pada pukul 10.00 WIB, festival ini menyuguhkan berbagai hal menarik seperti bazaar makanan dan pernak-pernik anime, omikoshi parade yang digotong oleh segerombolan manusia berbaju ungu, japanese games booth, foto a la jepang yang khas, gunpla workshop, dan tentunya obakeyashiki yang selalu dinantikan di setiap acara festival jejepangan ini.

Tidak hanya itu Fesbukan7 juga menampilkan berbagai penampilan dari Himade Clubs (Henshin dan VG+K-ON!), pemenang cover dance, pemenang audisi band, orkestra angklung FIB, dan Cosplay.

Salah satu pihak yang berpartisipasi adalah cosplayer bernama Sandi. Sandi meng-cosplay tokoh dari serial anime yang baru saja tamat beberapa minggu lalu berjudul Hataraku Saibou yang sangat terkenal di kalangan pencinta anime.

“Saya sangat bahagia menjadi cosplayer. Sebenarnya, menjadi cosplayer itu hanya untuk mengisi kekosongan kegiatan saya. Di sini pun saya dapat bertemu dengan kawan-kawan yang satu hobi dengan saya,” ucap Sandi.

Selain penampilan-penampilan tersebut, Fesbukan7 juga menampilkan Cinema Caravan yang diinisiasi oleh Japan Foundation di aula PSBJ.

“Tayangan tersebut berbentuk animasi yang berkisahkan seorang anak yang mencari ibunya,” kata Arsyad, mahasiswa baru jurusan Sastra Jepang saat ditanya tentang Cinema Caravan. “Hikmah di dalam tayangan tersebut adalah jangan menyerah,” tambahnya.

Acara tambah meriah dan pengunjung semakin ramai berdatangan pada malam hari. Banyak penampilan musik dari berbagai musisi, salah satunya Olegun and the Gobs, Lusca, dan Ica Zahra yang merupakan alumni Sastra Jepang Unpad.

Acara semakin semarak dengan penampilan dari Guest Star Fesbukan7 tahun ini, yaitu J-Rocks. Band tersebut mengguncang seluruh PSBJ dengan lagu-lagu andalannya seperti “Meraih Mimpi,” lagu dengan musik yang energik.

Acara ditutup dengan penampilan yang khas dari Himade Club yaitu Odori. Dalam penampilan tersebut, seluruh pengunjung dan panitia menari bersama mengikuti gerakan dari anggota Odori. (Munawaroh).