CREATURE FESTIVAL: DEUDEUH KA LEMBUR, NYAAH KA SARAKAN

Figure 1. Penampilan Karawitan dari ISBI di Creature Festival 2016 (13/12). Foto: Zahra Fajri

 

Jatinangor, Selasa 13 Desember 2016 – Dalam rangka memperingati “Hari Nusantara”, Mahasiswa Kehumasan A 2014 Fikom Unpad menyelenggarakan sebuah acara dengan nama CREATURE FESTIVAL. CREATURE FESTIVAL adalah sebuah acara yang memiliki tema kebudayaan, khususnya budaya sunda. Sementara rangkaian dari acara tersebut adalah penampilan seni budaya, bazar makanan, dan juga dimeriahkan oleh penampilan bintang tamu. Acara tersebut bertempat di Lapangan Ex Kopma Universitas Padjadjaran.

CREATURE FESTIVAL dimulai pada siang hari dengan arak-arakan 6 paguyuban yang berasal dari desa Jatinangor yang merepresentasikan kebudayaan Indonesia, khususnya Jawa Barat, lalu dilanjutkan dengan pentas seni tradisional Karinding dan Calung. Malamnya, acara dilanjutkan dengan Creature Fest sebagai puncaknya. Walaupun berisikan

hiburan, namun tetap menunjukkan  unsur kebudayaan yang sudah ada. Malam puncak Creature Fest menyita perhatian pengunjung karena menampilkan bintang tamu, yaitu Paduan Suara Mahasiswa Unpad, Karawitan dari ISBI, Gallur Andjana, Allir, Elkarmoya, Misclef!, Artifact, dan ditutup oleh bintang tamu utama, Fiersa Besari. Selain arak-arakan dan pentas seni tradisional, Creature Fest juga menghadirkan Food Festival. Food Festival tersebut menyuguhkan makanan-makanan tradisional maupun modern.

Mengangkat tema food and culture festival, acara dengan taglineDeudeuh ka lembur,nyaah ka sarakan” ini diharapkan dapat memperkenalkan kebudayaan dan kuliner tradisional Indonesia, khususnya Jawa Barat. Acara ini bertujuan untuk mengajak generasi muda dan masyarakat Jatinagor unuk lebih mengenal dan menumbuhkan rasa kecintaan budaya di Indonesia, khususnya budaya Jatinangor sendiri.

“Saya berharap dengan diadakannya acara ini, masyarakat umum, khususnya mahasiswa Unpad, tidak lupa terhadap budaya tradisional Jawa Barat, khususnya budaya sunda, dan cinta kembali dengan budaya sunda walapun bukan orang Jawa Barat,” ungkap M. Rafiqi selaku ketua pelaksana Creature Fest. (SBN/AHGF)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *