PADJADJARAN ISLAMIC FAIR 2016: CIPTAKAN KECERDASAN YANG QUR’ANI

Peserta sedang mengikuti Lomba Musabaqah Hifzhil Qur'an dalam acara PIF 2016. Foto: NAgustin
Peserta sedang mengikuti Lomba Musabaqah Hifzhil Qur’an dalam acara PIF 2016.
Foto: NAgustin

JATINANGOR, SABTU (04/06) ─ Syamil , lembaga pengelola Masjid Raya Unpad mengadakan sebuah acara akbar bertajuk Padjadjaran Islamic Fair (PIF) yang berlangsung sejak tanggal 3 Juni-5 Juni 2016. Acara yang diketuai oleh Nurholidin, mahasiswa Ilmu Pemerintahan Fisip Unpad angkatan 2012 ini merupakan sebuah acara yang bertujuan untuk menjaring calon- calon penerus Unpad yang memiliki jiwa Al-Qur’an karena pemenang lomba akan mendapat rekomendasi jalur khusus untuk masuk Unpad. Kedua, PIF ini menunjukkan bahwa dakwah tidak selamanya kolot, klasik, dan kaku karena dengan cara seperti ini, dakwah tetap tersampaikan. Ketiga, menghidupkan kembali fungsi Masjid Raya Unpad dan menjadikannya sebagai pusat belajar, dakwah, dan segala macam aktivitas. Terakhir, PIF menjadi salah satu pintu atau alternatif untuk kembali merevitalisasi gerakan-gerakan dakwah Islam di seluruh kampus yang ada di wilayah Jawa Barat.

PIF memiliki empat kategori lomba, yaitu Lomba Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (LKTIA), Tartil, Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ) 1 dan 5 Juz, dan Pidato Bahasa Inggris. Dari masing-masing kategori lomba telah dilakukan seleksi dan menyisakan 69 peserta dari semua kategori lomba. PIF ini diikuti oleh peserta dari delapan provinsi di Indonesia, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jakarta, Banten, Jambi, Sumatera Utara, dan salah satu provinsi di

Rizky Lutfi Alfian Alfarisi, salah satu peserta yang berasal dari Ciamis mengaku sangat antusias dengan acara ini karena tujuannya untuk mensyiarkan Al-Qur’an. Siswa yang terpaksa izin mengikuti UAS karena mengikuti lomba ini sangat berharap bisa menjadi juara dalam PIF 2016.

Sama dengan Rizky, Nadia Choirunnisa, seorang siswa dari Bandung mengaku senang mengikuti PIF ini karena Ia bisa berkumpul dengan para penghafal Al-Qur’an. Dengan adanya fasilitas penginapan, ia mengaku bisa saling mengenal antara satu peserta dengan peserta lain.

PIF ini nantinya akan menjadi acara rutin yang diadakan oleh Syamil Masjid Raya Unpad. Acara terdekat selanjutnya adalah Silaturahmi Akbar Lembaga Dakwah Kampus se-Jawa Barat dan Padjadjaran Islamic Fair akan dipungkas pada hari Minggu (05/06), PIF ditutup dengan pengumuman pemenang dan pawai di wilayah Jatinangor. Nurkholidin berharap PIF ini akan membentuk generasi SMA yang sportif dan menciptakan kecerdasan yang Qur’ani.(NAgustin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *