Pada PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional) 5-9 Oktober di Universitas Halu Uleo kota Kendari kemarin Unpad berhasil meraih medali perunggu di lomba desain poster kategori PKM-KC (Program Kreativitas Mahasiswa- Karsa Cipta) dengan judul “Stark Technology” Saron berbasis tangan oleh sensor Kinect. Salah satu peserta dari tim PIMNAS adalah Ferindra Hartawijaya, mahasiswa Sastra Perancis Unpad 2011.

Awal ketertarikanya pada PKM berdasar pada adanya kesempatan di mana ia dan timnya dapat menuangkan ide sebagai langkah meraih prestasi. Ide Ferindra dan timnya bertujuan menarik kembali minat masyarakat mengenai kesenian tradisional. Bila biasanya Saron dimainkan dengan cara dipukul, kini Saron dapat dimainkan dengan alat yang mengombinasikan sensor kinect dan laptop. Buah ide kreatif Ferindra dan tim tentang bagaimana memainkan saron pun dapat dilakukan hanya dengan menggerakkan tangan, bahkan untuk pilihan nada dan lain sebagainya bisa diklik di laptop.

Hasil yang diraih Ferindra dan timnya tidak semudah yang terlihat pada akhirnya, akan tetapi Ferindra dan tim harus siap siaga dan mampu menyisihkan lawan-lawannya dari Universitas lain di Indonesia. Rangkaian seleksi memakan waktu lebih kurang satu tahun, mulai dari pengajuan proposal, pendanaan oleh DIKTI, realisasi ide, pemantauan sampai mempresentasikan ide itu sendiri di Universitas Hali Uleo. Lima hari yang berharga untuk perjuangan yang sudah dimulai lebih kurang satu tahun.

Tips yang dapat kita ambil tentang bagaimana kita bisa meniru hal baik dari salah satu teman kita Ferindra adalah niat, kalau punya ide tapi tidak ada niat untuk merealisasikanya akan percuma. Setelah ada niat, harus ada aksi sungguh-sungguh. Jangan menyerah hanya karena proses yang panjang, karena kelak itu akan terbayar dengan hasilnya.Kita akan memanen apa yang kita tanam bukan? Tetap semangat dan teruslah berprestasi ! (Karina, Winda)