Tiga Belas Tujuh Tiga

Tiga Belas Tujuh Tiga

Tiga belas serigala mencabik dada
Kucumbu sungai darah segar mengalir
Merah sedap menggairahkan
Membangkit aura sangat liar

Tujuh kelinci tertawa manja
Pekiknya sangat sindir
Huahaha…
Penuh sesak bibir merekah
180 derajat lewat sedikit

Sepotong daging jatuh tangga
Bengkak merah berpadu darah
Bukan lagi seperti biasa
Agak asing jika diterka
Ini pasti ulah barat

Tiga merpati membisu saja
Menganggukgelengkan kepala
Ini apa?

Jatinangor
28/8/14 ; ras

 

Kontributior: Robi Afrizan Saputra (Sastra Indonesia 2014)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *